Tragedi pengeroyokan yang menewaskan KD, seorang warga Desa Sidatapa, Buleleng, yang diduga hendak mencuri ayam milik warga meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Sosok KD yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga kini telah tiada, meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih butuh perhatian. Keharuan kian menyeruak saat momen anak bungsu korban yang masih SD menangis histeris mengantar jenazah ayahnya viral di media sosial.
Sementara proses hukum terus berjalan dengan penetapan lima orang tersangka oleh pihak kepolisian, gelombang simpati publik kini berfokus untuk membantu masa depan keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah Kabupaten Buleleng langsung mengambil langkah cepat dengan mendatangi rumah duka untuk memberikan bantuan darurat berupa paket sembako serta pakaian layak pakai bagi seluruh anggota keluarga.
Tidak hanya sekadar bantuan logistik, Pemkab Buleleng juga menaruh perhatian besar pada keberlanjutan pendidikan anak-anak korban. Mereka memastikan masa depan anak-anak tersebut tetap terjamin melalui penjaminan biaya sekolah lewat Program Indonesia Pintar (PIP) hingga memfasilitasi kelanjutan studi di Sekolah Rakyat Karangasem secara gratis. Dukungan dari pemerintah daerah tidak berhenti di sektor pendidikan saja, melainkan menyentuh aspek kesejahteraan hidup jangka panjang.
Istri korban diusulkan untuk masuk ke dalam program pemberdayaan ekonomi keluarga agar memiliki kemandirian finansial ke depannya. Selain itu, hunian keluarga korban juga diusulkan untuk menerima bantuan bedah rumah lewat Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Demi memulihkan trauma emosional anak-anak akibat insiden tragis ini, tim psikolog dari Dinsos P3A pun diturunkan secara khusus untuk mendampingi pemulihan mental mereka.
Aksi kepedulian juga mengalir deras dari luar instansi pemerintahan, termasuk dari para tokoh publik ternama. Pengacara kondang Hotman Paris mengutus putrinya, Felicia Hutapea, untuk menanggung langsung biaya pendidikan anak korban. Langkah serupa juga diambil oleh Anggota DPD RI, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK), yang berkomitmen menjamin biaya pendidikan anak-anak korban hingga lulus sarjana. Tak ketinggalan, sejumlah influencer pun turut mendatangi rumah duka untuk menyerahkan bantuan tunai secara langsung demi meredam beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

0 Comments